Saturday, 23 October 2010

Perkembangan Keramik Klampok-Banjarnegara

Kabupaten Banjarnegara merupakan sentra keramik yang bermutu tinggi, tak heran dalam peta Indonesia untuk para wisatawan dari Eropa banyak yang memesan keramik hasil tangan para pengrajin keramik daerah tersebut. Tepatnya di desa Klampok, para pengrajin daerah ini memberikan motif dan bentuk yang khas, berbeda dengan daerah pengrajin keramik daerah lain.

Sentra keramik klampok berada diantara objek wisata Dieng dan Objek wisata Baturraden. Untuk mengunjungi sentra keramik ini, dari arah Dieng kurang lebih membutuhkan waktu 1 jam berkendara motor, sedangkan dari arah Baturraden kurang lebih 1,5 jam berkendara motor. Setelah mengunjungi objek wisata, tak ada salahnya menyempatkan untuk mengunjungi sentra kerajinan keramik Klampok untuk sekedar membeli cendera mata bagi keluarga, kerabat, maupun sahabat.


Dari sentuhan tangan-tangan terampil para pengrajin inilah berbagai jenis keramik berbahan baku tanah liat dihasilkan, seperti teracotta, glazuur, dan keramik cat, yang memiliki kekhasan dan nilai seni tersendiri. Kerajinan keramik Klampok ini sangat cocok sebagai hiasan di rumah, rumah makan, hotel, maupun perkantoran. Bahkan, perabotan dapur yang terbuat dari tanah liat pun tersedia.

Industri keramik Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah bermula dari kerja keras KandarAtmomihardjo. Bermula dari kesempatan yang diperoleh Kandar saat menjadi guru di Kebumen (1935) untuk belajar ilmu keramik di keramische labolatorium di Bandung. Setelah selama satu tahun Kandar belajar ilmu keramik beliau diserahi tugas memimpin perusahaan keramik Banjarnegara. Dalam pengembangan industri keramik yang dilakukanya mengalami pasang surut terlebih setelah beliau memimpin selama lima tahun di Magelang. Namun tidak lama pulang ke Banjarnegra dan mendirikan sekolah teknik yang salah satu jurusannya ialah teknik membuat keramik.


Pada tahun 1957 Kandar keluar dari sekolah teknik dan mendirikan perusahaan industri keramik yang diberi nama Maedallai. Tenaga kerjanya kebanyakan ialah anak-anak putus sekolah dan pengangguran. Kandar meninggal pada tahun 1977 namun usahanya tidaklah sia-sia karena sejak kemunculan perusahan keramik rintisannya inilah menginspirasi banyak pihak sehingga pertumbuhan industri keramik di Purworejo Klampok semakin berkembang.



Sumber : Wisata SejarahKeramik Mustika Klampok Photo : Media IndonesiaSimonRetro

2 comments:

  1. Ini dia website resmi keramik klampok
    http://ukaceramic.com/

    ReplyDelete
  2. Informasi yang lengkap tentang Perkembangan Keramik Klampok-Banjarnegara , terima kasih untuk sharing nya

    ReplyDelete